Fungsi Komponen Setir Mobil dan Jenis Sistem Kemudi Mobil

Fungsi Komponen Setir Mobil dan Jenis Sistem Kemudi Mobil – Tanpa komponen setir mobil, kendaraan roda empat tersebut tidak akan bisa berjalan dengan baik. Ketiga komponen tersebut adalah ball joint, tie-rod, steering house, dan lainnya.

Baca Juga : carlisle.pastandpresentrisby.co.uk

Komponen Setir Mobil Dan Fungsinya

Ball Joint

Komponen ini berbentuk seperti bola, seperti namanya. Komponen ini wajib ada di antara sambungan komponen. Fungsi ball joint adalah sebagai sumbu yang berperan mengubah arah dari sudut roda. Jadi karena bentuknya yang seperti bola, komponen ini bisa mengubah arah secara fleksibel dan halus. Pada ball joint terdapat karet penutup agar pelumasnya tetap bertahan. Tetapi tetap saja ball joint akan mudah rusak apabila mobil sering menghantam lubang jalan dengan kecepatan tinggi. Apabila tidak diberi pelumas dengan baik juga gesekan komponen akan lebih kencang slot bonus to 3x sehingga setir bisa berubah arah. Cara mengecek kondisi ball joint adalah dengan mendongkrak roda lalu menggoyangkannya secara vertikal. Kalau roda bergoyang, kemungkinan ball joint memang perlu diganti.

Tie-rod end

Komponen setir mobil satu ini berfungsi sebagai batang penerus kemudi yang mengarahkan sudut roda dari roda kemudi. Long tie rod juga digunakan oleh teknisi di bengkel ketika mengatur sudut roda saat melakukan spooring. Cara memeriksa kondisi komponen ini juga seperti mengecek ball joint. Hanya saja gerakan yang dilakukan adalah secara horizontal. Kalau ada gerakan bebas, tandanya tie rod end kemungkinan perlu diganti. Pasalnya, jika komponen setir mobil ini rusak, arah dari kemudi tidak akan bisa sampai ke roda.

Steering house (rumah setir)

Tugas utama steering house adalah mengubah gerakan putar kemudi menjadi vertikal agar tida dapat dibelokkan ke kanan dan kiri. Pengaturan gerak bebas kemudi sangat menentukan putaran kemudi. Kalau terlalu sedikit, putarannya akan terasa berat, sedangkan kalau terlalu banyak bisa menjadi tanda komponen sudah aus. Artinya pengaturan gerak bebas menentukan akurasi berkendara. Kamu bisa mengatur ulang gerak bebas kemudi. Namun, biasanya as atau rack guide yang aus akan membuat gerak bebas kemudi bertambah.

Steering wheel

Steering wheel atau roda kemudi terletak pada bagian dalam kabin mobil. Fungsinya adalah sebagai pengendali sistem kemudi setelah pengemudi.  Jadi, pengemudi dapat membelokkan slot garansi posisi roda depan menggunakan roda kemudi ini. Terdapat tiga bentuk roda kemudi, roda kemudi besar, roda kemudi kecil, dan roda kemudi ellips.

 Steering column

Komponen setir mobil berikutnya adalah steering column. Komponen ini terpasang langsung pada bodi mobil menggunakan bracket column tipe breakaway agar dapat bergerak naik dan turun. Komponen-ini juga menyerap. Energi gaya dorong dari kemudi ketika terjadi tabrakan.

Jenis Sistem Kemudi Mobil

Sistem-kemudi manual

Sistem-kemudi ini adalah sistem kemudi yang digunakan pertama kali pada mobil untuk menggerakkan roda mobil. Sistem kemudi ini menggunakan komponen-komponen yang di susun secara berhubungan (linkage) untuk menggerakkan roda depan. Sistem kemudi ini cukup sederhana. Oleh sebab itu mudah di pahami dan memiliki cara kerja yang mudah. Tetapi kekurangannya adalah kita sebagai pengemudi harus mengeluarkan tenaga ekstra yang cukup besar karena sistem kemudi ini harus di lakukan secara manual. Jadi, mungkin berkendara akan terasa lebih lelah.

Sistem-kemudi power steering

Sistem kemudi ini dapat di katakan adalah sistem kemudi yang sudah termutakhir. Sistem kemudi ini sudah di lengkapi dengan power steering, yaitu di bantu minyak atau oli power steering untuk menambahkan tenaga. Oli ini akan di pompa menggunakan van pump. Van pump tersebut hanya akan bergerak saat mesin mobil hidup. Komponen ini akan di putar melalui belt atau menggunakan motor listrik untuk mobil-mobil tertentu, yaitu mobil yang sudah menggunakan teknologi ESP atau Electronic Power Steering.

Exit mobile version